“Menanti Kedatangan Tuhan Yang KeDua Kali” Keluaran 32:1-6

17 Feb

Sebelum saya memaparkan/menjelaskan maksud dari thema diatas dan Firman Tuhan ini, saya akan terlebbih dahulu memberikan pengertian tentang kata-kata yang ada didalam Firman Tuhan tersebut.

Musa = Gambaran dari pribadi Yesus.

Israel = Gambaran dari Gereja Tuhan diakhir zaman.

Harun = Gambaran dari hamba Tuhan diakhir zaman.

Kembali kethema diatas, dengan kata “Menanti”. Pekerjaan yang paling membosankan diantara dari semua pekerjaan adalah Menanti/menunggu. Kebanyakan dari kita kalau disuruh untuk menunggu sesuatu pasti tidak tahan, apa lagi menunggu sesuatu yang belum pasti. Dulu waktu baru-baru berpacaran/masih hangat-hangatnya berpacaran banyak orang  sabar menunggu kekasihnya bila sudah berjanji  bahkan rela menunggu sampai berjam-jam demi bisa berjumpa dengan sidia. Tapi bila sudah menikah /berumah tangga kebanyakan banyak orang sudah mulai tidak sabar menunggu. Biasanya para lelaki, lama sedikit saja isterinya berpakaian, bermake-up sudah tidak sabar menunggu isterinya dan dia langsung pergi sendiri kegereja padahal mereka sudah sepakat untuk pergi bersama.

Demikian juga kita kepada Tuhan, Tuhan sudah berjanji bahkan berulang-ulang Dia berkata : “Aku akan segera datang kembali”. Banyak gereja Tuhan akan gagal bahkan ketinggalan disaat Tuhan Yesus datang kembali. Mengapa…?

1. Karena Tidak sabar (tidak setia) terhadap Tuhan Ayat 1. “Mari, buatlah untuk kami allah lain,…”. Sebagaimana Tuhan sudah menbebaskan dan memimpin bangsa Israel keluar dari tanah Mesir dengan kekuatan tanganNya, tapi oleh karena Musa mengundur-ngundurkan untuk turun dari gunung akhirnya bangsa israel tidak sabar lagi menunggu, mereka bagaikan kuda liar yang terlepas dari kandangnya.

2. Mengerumuni Harun ayat 1. Artinya:  Diakhir zaman ini banyak orang datang kegereja hanya  melihat gedung gerejanya, melihat pendetanya, melihat mujizat2 dan melihat manusia. Jikalau kita datang kegereja karena mau melihat perkara-perkara jasmani yang bersifat duniawi maka gerja Tuhan akan ketinggalan/gagal saat Tuhan datang kedua kali. Kita datang gereja bukan mau mengerumuni Harun dan bukan karena yang lain tapi kita datang kegereja hanya untuk mendengarkan Firman Tuhan Lukas 5:1.

3. Menanggalkan anting-anting emas. Ayat 2-4.  Diakhir zaman ini banyak orang menggantungkan anting-anting bukan pada tempatnya lagi  tapi sudah dibuat dihidung, dibibir, dilidah, dipusat dan lain-lain intinya dibuat didaerah yang sensitip pada bagian tubuh, ini menunjuk sudah mengarah pada dosa kenajisan.  Anting-anting harus digantung dibagian telinga, Kalau anting-anting dicopot dari telinga berarti sudah tidak mau dengar-dengaran lagi terhadap Firman Tuhan. Telinga dibuat Tuhan untuk Mendengar Amsal 25:12. Jadi kalau anting-anting dicopot dari telinga akan pindah keBabi. Amsal 11:22 artinya akan jatuh kedalam dosa kenajisan.

Dalam kitab Kejadian Allah telah mengatakan: “Semua buah pohon-pohon yang ada ditaman ini boleh kamu makan buahnya, kecuali pohon yang ditengah-tengah taman itu tidak boleh kamu memakannya nanti kamu mati”. Tapi Adam dan Hawa dengan sengaja mencopot anting-anting dari telinganya artinya sudah tidak mau dengar-dengaran lagi terhadap setiap Firman Tuhan sengaja melanggar Firman Tuhan.

Akibat bila tidak dengar-dengaran terhadap Firman Tuhan akan binasa selamanya. Contonya:

1. Lukas 17:32 : “Ingatlah akan Istei Lot”. Tuhan sudah ingatkan Lot dan isteri serta anak-anaknya dengan berkata “Larilah dan jangan pernah menoleh kebelakang” mereka semua sama-sama mendengar apa kata Tuhan, tapi isteri lot dengan sengaja melanggar Firman Tuhan, meremehkan Firman Tuhan akhirnya binasa selama-lamanya/menjadi tiang garam. Dengar baik…jangan sekali-kali kita meremehkan dan dengan sengaja melanggar Firman Tuhan.

2. Yudas juga sudah Tuhan ingatkan tapi Yudas sengaja mengelak dari Firman Tuhan dengan berkata: “…Bukan aku, ya Rabi?” Matius 26:24-25. Akhirnya binasa selamanya.

3. Petrus juga sudah Tuhan ingatkan dengan berkata: “Sebelum ayam berkokok engkau akan menyangkal Aku tiga kali” tapi Petrus dengan beraninya berkata sekali-kali aku tidak akan meninggalkan Engkau ya Tuhan sekalipun mereka-mereka ini meninggalkan Mu. Tapi apa yang terjadi ketika ayam berkokok, Alkitab berkata: “…Maka teringatlah Petrus akan apa yang dikatakan Yesus kepadaya” Matius 26:75. Tapi syukur Petrus dengan cepat sadar dan bertobat mengakui segala dosa-dosanya.

Bila kita tetap setia dan mau dengar-dengaran terhadap setiap Firman Tuhan maka Tuhan akan menolong kita dan akan terus memperhatikan setiap kehidupan kita. Dengan sabar menanti kedatangan Tuhan yang kedua kali serta setia melakukan Firman Tuhan maka Tuhan juga akan menggenapi setiap FirmanNya kepada kita. Tetaplah maju mengikut Dia dan dengan setia melayani Dia dengan motifasi yang benar dihadapanNya maka Tuhan sumber berkat dan hikmat akan membawa kita masuk dalam rencanaNya.

Tuhan Memberkati…!

 

Google
Google Maps
WikipediA
Twitter

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: